Enjoy your photos every month of the year with beautiful and personalized photo calendars. Make it your own by including birthdays, vacations and anniversaries.
Multiply now makes it easier than ever to order and share your prints. Order copies for yourself or share the wealth and send as a gift to your friends & family.
Making photo books should be fast, easy... and even fun. That's why we offer a wide variety of professional, ready-made themes and cover options with drag-and-drop simplicity.
Turn your photos into custom holiday greetings, invitations or birth announcements. We have the right card for every occasion. Simply upload your photos and add copy.
Saat ada kesempatan ke kota kediri, aku sempatkan menengok gunung kelud yang beberapa waktu lalu aktif. Sempat di kabarkan akan meletus, ternyata hingga sekarang masih belum kunjung meletus, justru malah terdapat gunung baru terbentuk menutupi danau kawah yang sebelumnya ada. Terdapat perbedaan yang besar dibandingkan dengan gunung kelud saat masih stabil.
Sebelum sampai di pos parkir, pemandangan di kanan kiri sungguh kering, pohon berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Saat itu hanya kami yang melintas dijalanan tersebut. Hujan lebat yang menemani kami awalnya menciutkan nyali kami menuju kawah kelud, tapi kami lihat di daerah puncak, terlihat langit cerah, tanda disana tidak terjadi hujan. Dan benar dugaan kami, di puncak tidaklah hujan, hujan telah berlalu, meninggalkan asap putih yang mempesona.
Terowongan yang biasanaya digunakan oleh pengunjung untuk menuju danau kawah kelud, sekarang telah ditutup, kami tidak bisa melintas lagi melewati terowongan tersebut, kami harus mengitari jalanan sisi terowongan tersebut, tidak lama berjalan, sekitar 5 menit, kami sudah sampai di bibir kawah kelud. Kami melihat sebuah gunung baru mulai terbentuk menyerupai sebuah Strato. Danau yang dahulu hijau dan indah, sekarang hanya tersisa sedikit. Rupanya air danau telah dikeringkan secara alami oleh alam.
Tampak guguran Lava pijar, hal ini biasanya dipicu oleh air hujan yang turun, menggerus pasir yang diatasnya. sungguh beruntung kami bisa melihat lava pijar tersebut, apabila di lihat di malam hari pasti lebih seru. Berhubung sore beranjak malam, kami tidak terlalu lama disana, hanya sekitar setengah jam.
Terimakasih kepada mas Eri, yang sudah menemani kami menuju Kawah kelud, mas Eri adalah Tukang ojek/Guide yang menemani kami saat menuju kawah kelud. Jika anda ingin melihat pembentukan sebuah gunung baru, atau mencoba menantang nyali anda, anda bisa mencoba ke gunung kelud. Di pos Ojek, dan anda bisa minta bantuan mas Eri untuk menemani anda.
01. Menuju strato kelud.jpg 4 Comments
02. Begkak dengan latar belakang puncak kelud.jpg 2 Comments
dari pos penarikan karcis (desa sugih waras) standardnya 30 rb/orang (sepeda motor). Bisa menginap, mas eri kemarin menawari kalau mau menginap bisa di rumahnya, dan kami kemarin kebetulan lewat di rumah mas eri untuk sekedar mampir. Kata dia, kalau malam lava pijarnya bagus untuk dilihat. mungkin seperti kayak di lava pijar di merapi. Kalau mau, datang saja ke kediri sekitar tanggal 9-11 januari, karena tanggal 10 Januari 2008 merupakan tanggal 1 suro (di Petilasan Jayabaya ada upacara adat yang rutin dilakukan) besooknya baru ke gunung Kelud.
Kalau mau, datang saja ke kediri sekitar tanggal 9-11 januari, karena tanggal 10 Januari 2008 merupakan tanggal 1 suro (di Petilasan Jayabaya ada upacara adat yang rutin dilakukan) besooknya baru ke gunung Kelud.
ini agenda yg penting bos..... thanks... (eh, mo kemana nech taon baru....????)
ini agenda yg penting bos..... thanks... (eh, mo kemana nech taon baru....????)
yup... 2 tahun lalu aku ikutin acaranya, rame banget... tapi tidak mengurangi nuansa mistiknya. buat pemerhati budaya sangat bagus sekali. Tahun baru masih belum ada rencana, mau ngajak kemana mas johan ?
david jam berapa kamu bisa naik ke bibir kawah kelud dan bagaimana perijinan di sana. melihat foto-foto yang anda tampilkan tersebut saya sangat tertarik untuk ke kelud pasca letusan. sepertinya foto-foto itu akan semakin bagus jika pada malam hari bisa naik ke atas (bibir kelud).
wah.. seru mas... atek ngangkat-ngangkat motor barang ki... Lumayan Off-road. Buat teman2 yg mau kesana naik mobil, tidak akan bisa jalan sampai bibir kawah, karena ada jalan yg m asih longsor ini. mau nggak mau harus menggunakan jasa ojek.
david jam berapa kamu bisa naik ke bibir kawah kelud dan bagaimana perijinan di sana. melihat foto-foto yang anda tampilkan tersebut saya sangat tertarik untuk ke kelud pasca letusan. sepertinya foto-foto itu akan semakin bagus jika pada malam hari bisa naik ke atas (bibir kelud).
Kemarin aku naiknya sekitaran pukul 16.00. Kamu bisa saja ke sana, soal perijinan, bisa di negokan sama tukang ojek. Betul, kalau malam hari rasanya lebih bagus lagi pemandangannya. Lava pijar akan terlihat menyala di tengah galap malam.
hehehe, untuk sebagian orang memang membuat merinding, tapi untuk sebagian orang hal ini luar biasa. Mungkin kalau kamu lihat langsung, tidak akan sengeri yang dibayangkan :-) . kapan2 mampirlah ke kelud, kan dari malang dekat.... :-)
Nih kayaknya akan jadi seperti anak krakatau. Membangun lalu mengahncurkan diri. Kok nggak ngajak2 Vid? Aku kan gurung mrono! Kapan mrono maneh? Meluuu.......
Mas David(bener ga ya?), aku mau tanya dunk...Gunung Kelud bisa didaki ga ya?? kita Sabtu besokmau mendaki gunung ini rencananya..tapi kita buta informasi...!! boleh ga minta informasinya..kita berangkat dari solo: Berapa jam untuk sampai puncak? transport gmana?kalo pake motor gimana? ada jaurnya ga?? minta infonya ya sabarraphael@yahoo.com